Merkurius : Pengertian, Struktur, Ciri, Orbit

A. PENGERTIAN PLANET MERKURIUS
Merkurius merupakan planet kedua terkecil dalam tata surya setelah pluto. Merkurius juga merupakan planet dengan jarak terdekat dari matahari. Karena jaraknya yang dekat dengan matahari (57 juta km), maka masa revolusinya hanya selama 88 hari, sedangkan rotasinya berlangsung selama 59 hari bumi. Informasi tentang merkurius yang diketahu masih sangat sedikit karena hanya ada sedikit misi yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang planet ini. Merkurius mempunyai banyak kawah pada permukaannya, merkurius juga tidak mempunyai satelit alami. Suhu permukaan merkurius dapat berkisar antara – 180 sampai 430 derajat celcius. 
Pengertian, Struktur, Karakteristik dan Orbit Merkurius
MERKURIUS 
B. STRUKTUR DAN KARAKTERISTIK PLANET MERKURIUS
1. Permukaan Merkurius
Luas permukaan merkurius adalah sekitar 7,48 x 107 km2. Pada permukaannya banyak ditemukan kawah kawah yang kemungkinan terbentuk karena hantaman asteroid dan benda angkasa lain di planet ini. Kawah terbesar yang pernah diamati diberi nama prokofiev dengan diameter sekitar 112 km. Kawah prokofiev terletak di kutub utara merkurius. Kawah – kawah pada permukaan merkurius ini mempunyai karakteristik yang berbeda – beda. Ada kawah yang terlihat lebih gelap karena jarang terkena sinar matahari secara langsung. Pada kawah merkurius juga terdapat daerah pegunungan yang panjangnya dapat mencapai ratusan kilometer. Pegunungan ini kemungkinan besar terbentuk ketika pendinginan planet di masa lampau.

2. Komposisi Merkurius
Hasil perhitungan dari massa merkurius menunjukkan angka sebesar 3.3022 x 1023 kg. Kerapatan merkurius rata – rata adalah sekitar 5,430 g/cm3. Merkurius mempunyai inti besi dan nikel, intinya ini merupakan penyusun 2/3 dari massa keseluruhan planet. Beberapa senyawa lain yang merupakan penyusun merkurius diantaranya adalah silikat, magnesium, aluminium, dan kalsium.

3. Gravitasi Merkurius
Karena massa merkurius lebih kecil dari pada bumi, maka gravitasi permukaan merkurius juga lebih rendah daripada gravitasi di bumi. Perkiraan gravitasi di merkurius hanya sekitar 38% dari gravitasi bumi. Jadi jika berat anda adalah 100 km di bumi, maka berat anda adalah 38 kg saat berada di merkurius. Nilai Gravitasi di merkurius adalah 3.7 m/s2.

4. Struktur Inti Merkurius
Hasil perhitungan kepadatan merkurius menunjukkan angka 5,43 g/cm3. Kepadatan ini digunakan untuk menduga struktur dalam merkurius. Kepadatan bumi yang tinggi tercipta karena tekanan gravitasi. Namun gaya gravitasi merkurius jauh lebih kecil, sehingga diduga bahwa inti dari merukius berukuran besar dan kaya akan besi. Ilmuan memperkirakan bahwa intinya adalah 42 persen dari volumenya. Ada mantel setebal 600 km yang menyelimuti inti merkurius tersebut. Sedangkan kerak merkurius mungkin hanya setebal 100 – 200 km. Merkurius merupakan planet yang mempunyai besi lebih banyak dibandingkan planet lain dalam sistem tata surya.

5. Medan Magnet Merkurius
Medan magnet yang dimiliki merkurius mirip dengan bumi, tetapi lebih lemah. Medan magnet ini dihasilkan oleh pergerakan besi inti planet tersebut. Untuk menemukan kekuatan medan magnet merkurius. Ilmuan pernah mengorbankan alat peneliti yang disebut messenger jatuh dan hancur menabrak merkurius. Wahana tersebut diluncurkan pada tahun 2004 dan telah mengamati merkurius selama 4 tahun. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa medan magnet merkurius sudah ada sejak 4 miliar tahun. Kekuatan medan magnet ini hanya sedikit lebih lemah dari medan magnet bumi.

6. Atmosfer Merkurius
Karena merupakan planet yang sangat dekat dengan matahari, Atmosfer merkurius sangatlah tipis, bahkan beberapa ilmuan menyebutkan bahwa merkurius tidak mempunyai atmosfer. Hal ini disebabkan karena kombinasi panas dan aktivitas matahari dapat mempengaruhi ketebalan atmosfer. Kandungan dalam atmosfer ini antara lain adalah oksigen, natrium, helium dan kalium. Akibat atmosfer yang tipis dan gaya gravitasi yang lemah, merkurius sangat sering ditabrak oleh komponen seperti asteroid. Tabrakan inilah yang menyebabkan banyak kawah terbentuk di permukaan merkurius.

7. Suhu, Cuaca dan Iklim Merkurius
Suhu pada planet merkurius pada siang hari mencapai 430 derajat celcius, sedangkan pada malam hari adalah sekitar -180 derajat celcius. Tetapi anehnya masih dapat dideteksi keberadaan air pada planet tersebut, sedangkan air seharunya menguap ketika suhu mencapai 100 derajat celcius.

Atmosfer yang sangat tipis membuat merkurius tidak mempunyai cuaca dan iklim, sehingga tidak akan terjadi badai, tsunami dan fenomena lain yang berhubungan dengan cuaca dan iklim.

C. ORBIT REVOLUSI DAN ROTASI PLANET MERKURIUS
Merkurius melalukan revolusi selama 88 hari sedangkan rotasi setara dengan 59 hari bumi. 1 hari di merkurius setara dengan 176 hari di bumi, apabila perhitungan hari dimulai dari terbit sampai terbenamnya matahari. Mungkin hal ini aneh jika dibandingkan dengan bumi, tetapi sebenarnya fenomena ini dianggap normal bagi planet yang rotasinya lambat.
Revolusi dan Rotasi Merkurius
ORBIT MERKURIUS
D. CIRI – CIRI PLANET MERKURIUS (DALAM BENTUK POIN PENTING)
Berdasarkan beberapa pembahasan di atas, maka berikut adalah beberapa ciri utama planet merkurius :
  • Diameternya adalah 4879 km
  • Jarak Merkurius ke matahari adalah 57 juta km, sedangkan jarak merkurius ke bumi adalah 92 juta km.
  • Merkurius mempunyai kepadatan sebesar 5,43 g/cm3 dengan 70% penyusunnya adalah logam dan 30% lainnya adalah silikat.
  • Gravitasi Merkurius adalah 3,7 m/s2, jauh lebih rendah daripada bumi
  • Merkurius mempunyai struktur inti berupa besi
  • Medan magnet merkurius sedikit lebih lemah daripada bumi.
  • Atmosfer merkurius sangat tipis, bahkan beberapa ilmuan menganggap bahwa merkurius tidak memiliki atmosfer.
  • Suhu pada planet merkurius pada siang hari mencapai 430 derajat celcius, sedangkan pada malam hari adalah sekitar -180 derajat celcius.
  • Revolusi merkurius adalah 88 hari sedangkan rotasi berlangsung selama 59 hari

Previous
Next Post »
0 Komentar