Kelenjar Paratiroid : Pengertian, Struktur, Fungsi

A. PENGERTIAN KELENJAR PARATIROID
Kelenjar Paratiroid adalah kelenjar endokrin yang berfungsi untuk mensekresikan hormon paratiroid. Kelenjar paratiroid biasanya terletak di leher dan manusia mempunyai empat buah kelenjar paratiroid. Kelenjar ini disebut paratiroid karena letaknya di belakang kelenjar tiroid. Hormon paratiroid yang dihasilkan oleh kelenjar ini berfungsi untuk mengontrol kadar kalsium di darah dan tulang. Kelenjar ini akan terus berproduksi secara konstan hingga seseorang mencapai usia 30 tahun.

B. FUNGSI KELENJAR PARATIROID
Fungsi utama kelenjar paratiroid adalah memproduksi hormon paratiroid. Hormon ini merupakan hormon peptida yang berfungsi untuk mengatur kadar kalsium di dalam darah dan tulang. Selain itu, hormon ini juga dapat menurunkan fosfat dalam darah serta meningkatkan sekresi fosfat dalam urin. Hormon paratiroid juga dapat meningkatkan pembentukan 1,25 dihidroksikolekalsiferol, metabolit aktif dari vitamin D.
Naiknya konsentrasi kalsium dalam tubuh dapat disebabkan oleh dua efek berikut :
  1. Efek Hormon paratiroid yang menyeabkan terjadinya penyerapan kalsium dan fosfat dari tulang
  2. Efek Hormon paratiroid dalam mengurangi pengeluaran (eksresi) kalsium oleh ginjal.
C. STRUKTUR KELENJAR PARATIROID
Satu kelenjar paratiroid biasanya mempunyai panjang 6 milimeter, lebar sekitar 3 mm, dan tebal sekitar 2 mm. Jika seseorang memiliki ukuran kelenjar yang jauh lebih besar dibandingkan ukuran normal, maka kemungkinan orang tersebut menderita penyakit hiperparatiroid atau tumor. Warna dari kelenjar ini biasanya coklat kehitaman.
Pengertian, Struktur dan Fungsi Kelenjar Paratiroid
KELENJAR PARATIROID
Terdapat 4 kelenjar paratiroid pada tubuh manusia, biasanya terdapat dua kelenjar paratiroid pada tiap sisi (atas dan bawah). Tetapi jumlah ini dapat bervariasi, bisa lebih atau kurang. Kelenjar paratiroid orang dewasa memiliki sel pemimpin (chied cell) yang mengandung apparatus golgi, tempat diproduksinya hormon paratiroid. Pada kelenjar tiroid juga terdapat sel oksifil yang mengandung granula oksifil dan sejumlah besar mitokonria dalam sitoplasmanya. Sebelum pubertas hanya dijumpai sedikit sel oksifil, tetapi setelah itu jumlah sel ini meningkat seiring usia. Fungsi sel oksifil masih belum terlalu dimengerti, kemungkinan sel ini merupakan modifikasi atau sisa dari chief sel yang tidak lagi memproduksi hormon.

Sirkulasi darah ke kelenjar paratiroid biasanya oleh cabang arteri tiroidea inferior pada setiap sisi. 1/3 kelenjar ini pada manusia memiliki dua atau lebih arteri paratiroid. Pembuluh limfe paratiroid beragam dan mempunyai hubungan dengan pembuluh limfe kelenjar tiroid dan kelenjar thymus. Persarafan pada kelenjar paratiroid merupakan saraf yang bersifat simpatis, langsung dari ganglia servikalis superior atau metida. 

Previous
Next Post »
0 Komentar