Laut : Pengertian, Proses Terbentuk, Komposisi, Jenis

A. PENGERTIAN LAUT
Laut adalah kumpulan air asin yang sangat banyak jumlahnya dan sangat luas di permukaan bumi. Laut merupakan penghubung antara satu benua dengan benua lainnya dan satu pulau dengan pulau lainnya. Laut merupakan 2/3 bagian dari planet kita. Komposisi air laut adalah 96,5 % air murni dan 3,5% material lain seperti garam, bahan organik, dan partikel tak terlarut. Bagian ilmu yang mempelajari tentang laut disebut Oseanografi. Hal-hal yang berhubungan dengan laut disebut Maritim. Semua air yang mengalir dari darat akan bermuara ke laut. Luas permukaan laut saat ini sekitar 361 juta kilometer persegi dengan kedalaman 3.720 meter dan volume secara keseluruhan sekitar 1300 milyar kilometer kubik.

B. SEJARAH TERBENTUKNYA LAUT
Berdasarkan penelitian, ilmuan menemukan bahwa laut terbentuk sekitar 4,4 miliar tahun yang lalu. Dikatakan awalnya laut bersifat sangat asam, dan airnya sangat panas dimana suhunya mencapai 100 derajat celcius. Asamnya air laut terjadi karena saat itu atmosfer bumi dipenuhi oleh karbodioksida dan panasnya suhu air laut ketika itu disebabkan karena panasnya bumi.

Kemudian seiring berjalannya waktu bumi semakin mendingin karena berkurangnya aktivitas vulkanik (letusan gunung api). Debu dari letusan ini mengakibatkan terhalangnya sinar matahari, kemudian uap lahar terkondisasi dan terbentuklah hujan. Lalu hujan mengikis cekungan-cekungan di bumi hingga membentuk laut. Jumlah karbondioksida yang ada di atmosfer mulai berukrang karena terlarut dalam air laut dan bereaksi dengan ion karbonat membentuk kalsium karbonat. Seiring dengan terbentuknya laut, planet bumi mulai semakin mendingin dan terlihat biru.
Pengertian Laut, Proses Terbentuknya Laut, Komposisi Laut, Jenis Laut
LAUT
C. AIR LAUT
1. Rasa Air Laut
Tentunya kita semua tahu bahwa rasa air laut itu asin. Tetapi bisakah anda menjawab jika ditanya “kenapa air laut asin ?” Nah sebenarnya yang membuat air laut asin adalah mineral dari daratan. Semua air yang mengalir di darat baik itu di sungai atau danau akan bermuara ke laut. Pada perjalanan ke laut air itu juga membawa mineral bersamanya sehingga laut dipenuhi oleh mineral.

Permukaan laut yang sangat luas menyebabkan terjadinya penguapan dalam skala besar, tetapi mineral yang terbawa tadi tidak ikut menguap. Sehingga garam-garam mineral ini tetap tinggal dan menyebar ke seluruh permukaan lautan. Keasinan laut juga dipengaruhi oleh suhu, biasanya semakin tinggi (panas) suatu daerah lautan, akan semakin asin airnya.

2. Kandungan Air Laut
Seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya, air laut terdiri dari 96,5% air murni dan 3,5% komponen lain. Berikut adalah komposisi air laut secara lengkap, yaitu oksigen, hidrogen, klorin, sodium, magnesium, belerang, kalsium, kalium, brom, karbon, Nitrogen, Flor, Strontium, Boraks, dan silicon.
Komposisi Air Laut, Kandungan Air Laut
KOMPOSISI AIR LAUT
3. Gerak Air Laut
Air laut adalah massa zat yang mudah bergerak dari suatu tempat ke tempat lainnya. Sesuai dengan namanya gerakan air laut adalah pergerakan dari air laut yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti angin, perbedaan suhu, gempa bumi, dll. Air Laut dapat bergerak secara horizontal, vertikal atau gabungan dari gerakan horizontal dan vertikal yang disebut turbulensi. Secara umum terdapat 2 jenis gerakan air laut, yaitu Arus Laut (sea current), Gelombang Laut (Sea Wave), Pasang Surut Air Laut (Ocean Ride).

a. Arus Laut
Arus laut adalah pergerakan massa air di laut baik itu secara vertikal atau secara horizontal sehingga membentuk gerakan seimbang yang sangat luas di seluruh lautan di dunia. Ada beberapa penyebab dari muncul nya air laut, diantaranya adalah tiupan angin atau perbedaan densitas atau pergerakan dari gelombang laut.

b. Gelombang Laut
Gelombang laut adalah gerakan naik turunnya air laut tanpa disertai dengan perpindahan massa airnya. Gelombang laut memiliki dimensi berupa periode gelombang (T), panjang gelombang, Tinggi gelombang, dan Cepat rambat gelombang. Gelombang laut ini merupakan fenomena penaikan dan penurunan air secara periodik yang dapat ditemukan di hampir seluruh tempat di dunia. Ada beberapa penyebab terjadinya gelombang laut, tetapi yang paling sering adalah karena adanya tiupan angin, gempa bumi, dan perubahan kedalaman dasar laut.

3. Pasang Surut Air Laut
Pasang surut air laut adalah perubahan ketinggian permukaan air laut yang berlangsung secara periodik karena pengaruh gaya gravitasi bulan dan matahari terhadap bumi. Pasang surut air laut terjadi beradasarkan Hukum Newton yang berbunyi
“Dua benda akan saling tarik menarik dengan kekuatan berbanding terbalik dengan pangkat dua jaraknya”

D. KLASIFIKASI MACAM – MACAM JENIS LAUT
1. Berdasarkan Sebab Terbentuknya
  • Laut Ingresi, merupakan laut yang terbentuk karena adanya penurunan tanah di dasar laut. Penurunan tanah tersebut akan menciptakan lubuk laut dan palung laut. Lubuk laut merupakan penurunan yang berbentuk bulat, sedangkan palung laut adalah penurunan di dasar laut yang bentuknya memanjang. Contohnya terbentuk lubuk sulawesi dan palung sunda.
  • Laut Transgresi, merupakan laut yang terbentuk karena adanya perluasan permukaan laut. Perubahan ini dapat terjadi karena naiknya permukaan laut atau turunnya permukaan daratan, sehingga bagian daratan yang lebih rendah tergenang oleh air laut. Contohnya laut arafuru.
  • Laut Regresi, merupakan laut yang menyempit. Penyempitan terjadi karena pengendapat oleh batuan, pasi, lumpur, yang dibawa oleh sungai-sungai ke laut yang bersangkutan. Contohnya penyempitan laut yang banyak terjadi di pantai utara Pulau Jawa.
2. Berdasarkan Letaknya
  • Laut Tepi, merupakan lautan yang letaknya di tepi benua (kontinen) dan terlihat seolah-oleh terpisah dari samudera luas. Contohnya laut cina selatan yang dipisahkan oleh kepulauan Indonesia dan Kepulauan Filipina.
  • Laut Tengah, merupakan laut yang terletak di antara benua-benua. Biasanya laut jenis ini mempunyai gugusan pulau. Contohnya laut tengah antara benua afrika dan benua asia.
  • Laut Pedalaman, merupakan laut yang hampir seluruhnya dikelilingi oleh daratan, contohnya adalah laut hitam.
3. Berdasarkan Kedalamannya
  • Laut Zona Litoral, merupakan wilayah pantai atau pesisir, merupakan bagian laut paling dangkal. Biasanya saat laut surut berubah menjadi daratan.
  • Laut Zona Neritik, merupakan wilayah laut yang ketika pasang surut mencapai kedalaman 150 m. Zona neritik masih dapat ditembus oleh sinar matahari.
  • Laut Zona Batial, merupakan wilayah laut yang kedalamannya antara 150 – 1800 m.
  • Laut Zona Abisal, merupakan wilayah laut yang kedalamannya lebih dari 1800 m. Suhunya sangat dingin dan merupakan tempat hidup bagi sedikit hewan dan tidak ditemukan tumbuhan.
E. MANFAAT LAUT
Tentu sangat banyak manfaat dari laut, kami akan mencoba memberikan beberapa poin tentang manfaat laut paling besar untuk manusia. Diantaranya adalah :
  • Menyerap karbondioksida
  • Tempat hidup bagi berbagai makhluk hidup yang dapat dimanfaatkan oleh manusia
  • Jalur transportasi
  • Pengendali iklim dunia
  • Sumber minyak bumi
  • Sumber energi
  • Tempat rekreasi
  • Dll. 

Previous
Next Post »
0 Komentar