Gelombang Laut : Pengertian, Teori, Penyebab, Klasifikasi

A. PENGERTIAN GELOMBANG LAUT
Gelombang laut adalah gerakan naik turunnya air laut tanpa disertai dengan perpindahan massa airnya. Ada beberapa penyebab terjadinya gelombang laut, tetapi yang paling sering adalah karena adanya tiupan angin. Gelombang laut memiliki dimensi berupa periode gelombang (T), panjang gelombang, Tinggi gelombang, dan Cepat rambat gelombang. Gelombang laut ini merupakan fenomena penaikan dan penurunan air secara periodik yang dapat ditemukan di hampir seluruh tempat di dunia.

Gelombang laut terjadi berdasarkan prinsip fisika yaitu jika ada dua massa benda berbeda kerapatannya (densitas) bergesekan satu sama lain, maka ada bidang geraknya akan terbentuk gelombang.
Pengertian, Teori, Penyebab dan Klasifikasi Gelombang Laut
GELOMBANG LAUT
B. TEORI PERGERAKAN GELOMBANG LAUT
Ketika dilakukan pengamatan spesifik terhadap gerakan gelombang laut, ternyata didapatkan bahwa air gelombang tidak bergerak maju, melainkan bergerak melingkar, sehingga air hanya bergerak naik turun ketika gelombang melintas. Gelombang dapat bergerak untuk jarak yang jauh, tetapi mediumnya (cair, padat atau gas) hanya dapat bergerak terbatas. Dalam usaha menjelaskan tentang gerakan gelombang laut, ada banyak teori yang diperkenalkan, tetapi hanya ada 2 teori yang dianggap paling tepat dan saling melengkapi, yaitu :

1. Teori oleh Phillips
Turbulensi dalam angin menyebabkan fluktuasi acak permukaan lau sehingga menghasilkan gelombang-gelombang kecil dengan panjang gelombang beberapa sentimeter (cm). Gelombang-gelombang kecil ini kemudian tumbuh semakin besar melalui proses resonansi dengan fluktuasi tekanan turbulensi.

2. Teori oleh Miles
Teori ini dikenal dengan teori ketidakstabilan atau teori mekanisme arus balik (feed-back mechanisme) yang menyatakan bahwa : Ketika ukuran gelombang-gelombang kecil yang sedang tumbuh mulai mengganggu aliran udara di atasnya, angin yang bertiup akan memberikan tekanan yang semakin kuat seiring dengan meningkatnya ukuran gelombang, sehingga gelombang semakin besar. Proses pemindahan energi ini berlangsung secara tidak stabil, semakin besar ukuran gelombangnya, ketidakstabilan menyebabkan gelombang tumbuh secara eksponensial.

C. PENYEBAB DAN PROSES TERJADINYA GELOMBANG LAUT
1. Angin
Angin adalah aliran udara dalam jumlah yang besar diakibatkan oleh rotasi bumi dan karena adanya perbedaan tekanan udara. Angin bergerak dari tempat bertekanan udara tinggi ke tempat bertekanan udara rendah. Pergerakan angin akan membuat terjadinya pergerakan pada air laut. Tinggi rendahnya gelombang yang disebabkan oleh angin tergantung kecepatan dan kekuatan angin yang mengenai permukaan laut tersebut.

2. Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba. Biasanya gempa bumi disebabkan oleh pergerakan kerak bumi. Bayangkan jika anda memiliki mangkuk yang berisi air, apabila mangkuk tersebut digoyangkan maka air dalam mangkuk juga akan bergerak. Nah inilah hubungan antara gelombang air laut dengan gempa bumi. Pergerakan dari dalam bumi dapat membuat terbentuknya gelombang laut.

3. Aktivitas Gravitasi Bulan dan Matahari
Ativitas matahari dan bulan akan menghasilkan gelombang laut tipe pasang surut air laut. 

4. Kedalaman dasar laut
Gelombang akan sangat terlihat da terasa ketika ada di pantai. Hal ini terjadi karena volume dasar laut dan permukaan air menyempit, sehingga massa air yang telah memiliki gaya gerak akan terdorong ke atas permukaan dan menciptakan gelombang.

D. KLASIFIKASI MACAM – MACAM JENIS GELOMBANG LAUT
1. Berdasarkan sifatnya, ada dua macam gelombang laut, yaitu :
  • Gelombang Laut Pembangun/Pembentuk Pantai (Constructive Wave), merupakan gelombang yang ketinggiannya kecil kecepatannya rendah, dan saat gelombang tersebut pecah di pantai akan mengangkut sedimen (material pantai).
  • Gelombang Laut Perusak Pantai (Destructive wave), merupakan gelombang laut dengan ketinggian dan kecepatan rambat yang besar, dan ketika gelombang ini menghantam pantai akan ada banyak volume air yang terkumpul dan mengangkut material pantai ke tengah laut.
2. Berdasarkan ukuran dan penyebabnya
  • Gelombang kapiler (capillary wave), gelombang kapiler ini adalah gelombang yang biasa kita sebut dengan riak, gelombang kapiler memiliki panjang gelombang sekitar 1,7 meter, periode kurang dari 0,2 detik dan disebabkan karena tegangan permukaan dan tiupan angin yang tidak terlalu kuat.
  • Gelombang angin (seas/wind wave), merupakan gelombang dengan panjang gelombang mencapai 130 meter, periode 0,2-0,9 detik, dan disebabkan oleh angin kencang.
  • Gelombang Alun (Swell wave), merupakan gelombang yang panjang gelombangnya dapat mencapai ratusan meter, periodenya sekitar 0,9 – 15 detik, dan disebabkan oleh angin yang bertiup lama.
  • Gelombang Pasang Surut (Tidal Wave), merupakan gelombang yang panjang gelombangnya dapat mencapai beberapa kilometer, periodenya antara 5 – 25 jam, dan disebabkan oleh fluktuasi gaya gravitasi matahari dan bulan.
E. MANFAAT GELOMBANG LAUT
  • Menjaga kestabilan suhu dan iklim dunia
  • Melalui permukaan ombak terjadi pertukaran gas
  • Meningkatkan kemampuan adaptasi dan keanekaragaman makhluk hidup
  • Membantu terbektuk dan terjaganya pantai

Previous
Next Post »
0 Komentar