Kata Ganti (Pronomina) : Pengertian, Ciri, Jenis, Contoh

A. PENGERTIAN KATA GANTI (PRONOMINA)
Kata ganti atau Pronomina adalah jenis kata yang digunakan untuk menggantikan posisi kata benda atau orang dalam sebuah kalimat. Fungsi dari penggunaan kata ganti (pronomina) adalah untuk memperhalus kalimat yang kita ucapkan atau kita tulis. Dalam menulis sebuah paragraf atau pembicaraan yang panjang, tentunya peggunaan kata yang sama dalam setiap kalimat membuat penyebutan atau penggunaan kata tersebut tidak efisien. Nah dalam hal inilah kata ganti memegang peranan penting menjalankan fungsinya.
Pengertian Kata Ganti, Ciri Kata Ganti, Contoh Kata Ganti
KATA GANTI
B. CIRI – CIRI KATA GANTI (PRONOMINA)
  1. Biasanya menduduki posisi Subjek (S) dan Objek (O) dalam sebuah kalimat. Hanya pada kalimat tertentu pronomina digunakan sebagai predikat.
  2. Jenis Kata ganti yang digunakan berubah-ubah sesuai dengan kata yang ingin digunakan dan penggunaannya dalam kalimat.

C. KLASIFIKASI MACAM – MACAM JENIS KATA GANTI (PRONOMINA) DAN CONTOH PENGGUNAANNYA
1. Kata Ganti Orang (Pronomina Person)
Sesuai dengan namanya, kata ganti orang merupakan kata ganti yang digunakan untuk menggantikan posisi orang (manusia) dalam sebuah kalimat. Kata ganti orang dapat dibagi menjadi 6 jenis, yaitu :

a. Kata Ganti Orang Pertama Tunggal
Kata ganti orang pertama tunggal adalah kata ganti untuk penulis atau pengucap yang terlibat sebagai pelaku utama (seorang diri) dalam kalimat tersebut. Kata yang sering digunakan sebagai kata ganti orang pertama tunggal ini adalah :
Saya
Contoh : Saya pergi ke pantai setiap hari minggu.
Aku
Contoh : Aku membeli buku di pasar tadi pagi.

b. Kata Ganti Orang Pertama Jamak
Kata ganti orang pertama jamak merupakan kata ganti penulis atau pengucap yang terlibat sebagai pelaku utama (lebih dari satu orang) dalam kalimat tersebut. Kata yang sering digunakan sebagai kata ganti orang pertama jamak adalah :
Kita
Contoh : Kita akan bertanding melawan sekolah lain besok.
Kami
Contoh : Kami sedang mengerjakan tugas matematika.

c. Kata Ganti Orang Kedua Tunggal
Kata ganti orang kedua tunggal merupakan kata ganti yang ditujukan untuk lawan bicara atau orang lain (satu orang) yang terlibat langsung dengan penulis atau pengucap dalam suatu kalimat. Contoh kata ganti orang kedua tunggal yang paling sering digunakan adalah :
Kamu
Contoh : Kamu sangat pintar biologi.
Anda
Contoh : Saya melihat anda di pasar tadi pagi.

d. Kata Ganti Orang Kedua Jamak
Kata ganti orang kedua jamak merupakan kata ganti yang ditujukan untuk lawan bicara atau orang lain (lebih dari satu orang) yang terlibat langsung dengan penulis atau pengucap dalam suatu kalimat. Contoh kata ganti orang kedua jamak yang paling sering digunakan adalah :
Kalian
Contoh : Kalian akan melawan tim kami besok.

e. Kata Ganti Orang Ketiga Tunggal
Kata ganti orang ketiga tunggal merupakan kata ganti yang ditujukan untuk orang lain (bukan lawan bicara) yang tidak terlibat langsung dengan penulis atau pengucap suatu kalimat (satu orang). Contoh kata ganti orang ketiga tunggal yang paling sering digunakan adalah :
Ia
Contoh : Ia sedang pergi ke toilet.
Dia
Contoh : Dia membeli sepatu baru.
Beliau
Contoh : Beliau adalah guru saya.

f. Kata Ganti Orang Ketiga Jamak
Kata ganti orang ketiga jamak merupakan kata ganti yang ditujukan untuk orang lain (bukan lawan bicara) yang tidak terlibat langsung dengan penulis atau pengucap suatu kalimat (lebih dari satu orang). Contoh kata ganti orang ketiga tunggal yang paling sering digunakan adalah :
Mereka 
Contoh : Mereka adalah teman-teman Budi. 
Contoh Kata Ganti, Penggunaan Kata Ganti, Kata Ganti Orang
KATA GANTI
2. Kata Ganti Kepemilikan (Pronomina Prosesiva)
Kata ganti kepemilikan merupakan kata ganti yang digunakan untuk menggantikan posisi benda yang dimiliki oleh seseorang. Aturan penggunaan kata ganti kepemilikan adalah sebagai berikut :

Kata Benda (yang dimiliki oleh orang pertama tunggal) berubah menjadi “(kata benda/kata kepunyaan)+ku”
Contohnya : “Saya adalah pemiliki buku itu.” Maka dengan penggunaan kata ganti kepemilikan kalimat tersebut dapat diubah menjadi “itu bukuku” atau “buku itu milikku”

Kata Benda (yang dimiliki oleh orang kedua tunggal) berubah menjadi “(kata benda/kata kepunyaan)+mu”
Contohnya : “Kamu adalah pemilik buku itu.” Maka dengan penggunaan kata ganti kepemilikan, kalimat tersebut dapat diubah menjadi “itu bukumu.” atau “buku itu milikmu.”

Kata Benda (yang dimiliki oleh orang ketiga tunggal) berubah menjadi “(kata benda/kata kepunyaan)+nya”
Contohnya : “Dia adalah pemilik buku itu.” Maka dengan penggunaan kata ganti kepemilikan, kalimat tersebut dapat diubah menjadi “itu bukunya.” atau “buku itu miliknya.”

3. Kata Ganti Penunjuk (Pronomina Demonstrativa)
Kata ganti penunjuk merupakan kata ganti yang digunakan untuk menggantikan posisi kata benda yang ditunjuk dalam sebuah kalimat. Bisa dikatakan bahwa kata ganti penunjuk digunakan untuk menunjukkan sesuatu, baik itu benda ataupun tempat tertentu. Beberapa kata ganti penunjuk yang sering digunakan antara lain adalah :
a. Kata ganti penunjuk Umum
Ini
Contoh : Ini adalah buku saya.
Itu
Contoh : itu adalah rumah saya.

b. Kata Ganti Penunjuk Tempat
Sini : di sini, ke sini, dari sini, dll.
Contoh : Jangan lupa singgah ke sini setiap hari.
Sana : di sana, ke sana, dari sana, dll.
Ayo kita pergi ke sana.

c. Kata ganti penunjuk ihwal (perihal)
Begini
Contoh : Beginilah kehidupan keluarga kami.
Begitu
Contoh : Begitulah sifat mereka.

4. Kata Ganti Penanya
Kata Ganti Penanya adalah kata ganti yang digunakan untuk menanyakan orang, waktu, tempat, atau keadaan. Beberapa kata ganti penanya antara lain :
a. Penanya Orang atau benda
Apa
Contoh : Apa yang kau bawa ?
Siapa
Contoh : Siapa nama adikmu yang paling kecil ?
Yang Mana
Contoh : Yang mana rumahmu ?

b. Penanya Tempat
Di mana
Contoh : Di mana alamat rumahmu ?
Darimana
Contoh : Darimana kamu pulang ke rumahmu ?
Ke mana
Contoh : Ke mana kamu akan pergi nanti malam ?

c. Penanya Waktu
Kapan
Contoh : Kapan kita akan pergi ke rumah ibu Aisyah ?

Previous
Next Post »
0 Komentar