Komunisme : Pengertian, Sejarah, Ciri, Kelebihan, Kekurangan

A. PENGERTIAN KOMUNISME
Komunisme adalah sebuah paham atau ideologi yang menekankan kepemilikan bersama atas alat-alat produksi (tanah, tenaga kerja, dan modal) sehingga terbentuk masyarakat yang makmur, dimana setiap orang dianggap sama tanpa ada perbedaan kelas. Dalam negara yang menganut sistem pemerintahan komunisme, setiap individu tunduk kepada kehendak partai, negara dan bangsa. Orang-orang yang menganut ideologi komunisme disebut dengan komunis. Komunisme merupakan musuh besar dari ideologi kapitalisme. Komunisme sering juga disebut dengan Marxisme karena orang yang memperkenalkannya adalah Karl Marx.
Pengertian Komunisme, Sejarah Komunisme, Ciri Komunisme
KOMUNISME
B. SEJARAH TERBENTUK DAN JATUHNYA KOMUNISME
Beberapa referensi sejarah menyebutkan bahwa kemunculan awal dari aliran komunisme ini berasal dari Jerman, dan orang yang memperkenalkannya adalah Karl Marx. Diduga kuat alasan Karl Marx memperkenalkan ideologi komunisme karena dari segi iandustri terjadinya kesenjangan ekonomi yang sangat tampak, sehingga ia menganggap orang yang berkuasa secara ekonomi menghisap “jatah” manusia lain tanpa mengenal batas prikemanusiaan. Karl Marx bercita-cita untuk menciptakan masyarakat tanpa kelas yang tidak terobsesi oleh kerja semata dan juga ingin menciptakan masyarakat yang tidak mengenal Tuhan. Salah satu karya besar Karl Marx yang memicu timbulnya komunisme ini adalah “Manifesto Komunis (1848)” dan “Das Kapital (1867)”.

Seiiring berjalannya waktu, pengaruh Komunisme yang diperkenalkan Karl Marx semakin berkembang. Puncak kebangkitan dari komunisme terjadi di Rusia (Bolshevik), 7 November 1917. Masa ini merupakan masa awal berdirinya Uni Soviet, dimana terbentuknya Komunisme Internasional (Komintern).

Komunisme internasional ini merupakan sebuah bentuk komunisme yang cakupannya internasional. Tujuan dibentuknya komunisme internasional adalah agar setiap orang di seluruh dunia menjadi komunis, sehingg seluruh dunia menjadi tak bernegara. Tetapi setelah perang dunia ke 2, popularitas komunisme mulai terlihat menurun, hingga pada akhir perang dingin (Revolusi 1989) yang menyebabkan kejatuhan komunisme dan pembubaran Uni Soviet pada tahun 1991. Sejak saat itu harapan terbentuknya komunisme internasional tidak terlihat lagi. Meskipun deminkian, sampai dengan tahun 2005, masih ada beberapa negara yang menganut paham komunisme, diantaranya adalah China, Vietnam, Korea Utara, Laos, dan Kuba.

C. CIRI – CIRI KOMUNISME
  1. Komunisme sifatnya atheis dengan berdasarkan kepada logik, sehingga mereka tidak mengimani keberadaan tuhan. Keberadaan Tuhan dan agama dianggap akan mempengaruhi masyarakatnya sehingga hal ini ditolak oleh komunis.
  2. Komunisme tidak memandang manusia sebagai individu, melainkan memandangnya sebagai masyarakat. Sehingga setiap orang dianggap sama, kerja keras dan usaha yang dilakukan seorang individu tidak akan membuatnya lebih unggul daripada individu lain.
  3. Semuanya adalah milik rakyat dan dikuasai oleh pemerintah. Artinya pemerintah memiliki kekuasaan tertinggi dalam paham komunisme.
  4. Dari segi politik, komunisme menganut sistem politik satu partai, yaitu partai komunis.
  5. Untuk mewujudkan paham komunisme tersebar, maka dibutuhkan pelenyapan dari paham kapitalisme dengan cara-cara revolusi. Selama masa revolusi, pemerintah dan diktator diperlukan untuk mencapai tujuannya.
  6. Komunisme merupakan paham yang menganggap bahwa revolusi harus dilakukan secara terus menerus sampai menguasai seluruh dunia.
Ciri Komunisme, Kelebihan Komunisme, Kekurangan Komunisme
KOMUNISME
D. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN KOMUNISME
1. Kelebihan Komunisme
  • Semua orang dianggap sama, sehingga tidak ada yang merasa lebih unggul.
  • Lebih mudah mengendalikan pengangguran, inflasi, dan keburukan ekonomi. Hal ini dikarenakan pemerintah memiliki kekuasaan penuh dalam segalah hal.
  • Jarang terjadi krisis.

2. Kekurangan Komunisme
  • Tidak adanya kepercayaan terhadap Tuhan.
  • Mengurangi motivasi individu untuk menjadi lebih baik, karena apapun usaha mereka, tetap saja kedudukannya akan sama dengan orang lain.
  • Monopoli oleh pemerintah dapat merugikan masyarakat.
  • Masyarakat tidak memiliki kebebasan.
  • Hak Asasi Manusia (HAM) tidak dihargai. 

Previous
Next Post »
2 Komentar
avatar

Allah menjadikan sebagian manusia lbh utama dari sebagian yg lain. Namun yg kaya hrs keluarkan zakat utk yg miskin.

Balas
avatar

Benar Sekali Mas Mukhlis :D
Terimakasih telah berkunjung

Balas