Radikalisme : Pengertian, Sejarah, Ciri, Kelebihan, Kekurangan

A. PENGERTIAN DAN KONSEP RADIKALISME
Radikalisme adalah paham atau ideologi yang menuntuk perubahan dan pembaruan sistem sosial dan politik dengan cara kekerasan. Secara bahasa kata Radikalisme berasal dari bahasa Latin, yaitu kata “radix” yang artinya akar. Ensensi dari radikalisme adalah sikap jiwa dalam mengusung perubahan. Tuntutan perubahan oleh kaum yang menganut paham ini adalah perubahan drastis yang jauh berbeda dari sistem yang sedang berlaku. Dalam mencapai tujuannya, mereka sering menggunakan kekerasan. Radikalisme sering dikaitkan dengan terorisme, karena mereka akan melakukan apa saja untuk menghabisi musuhnya. Radikalisme sering dikaitkan dengan gerakan kelompok-kelompok ekstrim dalam suatu agama tertentu.
Pengertian Radikalisme, Sejarah Radikalisme, Ciri Radikalisme
RADIKALISME
B. SEJARAH RADIKALISME
Sebenarnya konsep radikalisme telah muncul sejak umat manusia ada, namun demikian jika berbicara sejarah, kata “Radikal” pertama kali diperkenalkan oleh Charles James Fox/ Pada tahun 1797 ia mendeklarasikan “reformasi Radikal” daalam sistem pemerintahan, reformasi ini digunakan untuk mendefenisikan pergerakan yang mendukung revolusi parlemen negaranya. Tetapi seiring berjalannya waktu, ideologi radikalisme mulai terserab dan menerima ideologi liberalisme.

Seperti yang telah kami singgung pada poin pengertian, radikalisme sering dihubung-hubungkan dengan agama. Nah agama yang paling sering menjadi target adalah agama islam. Permulaan penargetan islam pada zaman modern adalah setelah kalahnya Uni Soviet kepada Afganistan dan juga kejadian 11 september (9/11) di Amerika Serikat tahun 2001. Ditambah lagi dengan perkembangan ISIS yang menyebarkan teror keseluruh dunia.

Tetapi sangat penting untuk digarisbawahi bahwa hakikat islam adalah negara yang cinta dan membawa kedamaian. Mereka yang menerapkan kekerasan dengan mengatasnamakan islam bukanlah orang islam sesungguhnya.

Saat ini mungkin tidak ada kelompok yang akan mengakui secara terbuka bahwa mereka menganut paham radikalisme, bahkan mungkin mereka sendiri tidak sadar akan hal tersebut. Paham radikalisme sudah dianggap sebagai paham yang salah dan sesat.

C. CIRI – CIRI RADIKALISME
  1. Terbentuk dari respon terhadap kondisi yang sedang berlangsung, respon tersebut diwujudkan dalam bentuk evaluasi, penolakan, bahkan perlawanan.
  2. Tidak pernah berhenti dalam upaya penolakannya sebelum terjadi perubahan drastis terhadap kondisi yang dikehendaki.
  3. Keyakinan sangat kuat terhadap program yang akan mereka jalankan.
  4. Menggunakan kekerasan dalam mewujudkan keinginannya.
  5. Menganggap semua yang bertentangan dengannya bersalah.
Pengertian Radikalisme, Kelebihan Radikalisme, Kekurangan Radikalisme
RADIKALISME
D. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN RADIKALISME
Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya pada paragraf akhir sejarah radikalisme, paham ini adalah paham yang salah dan sesat, walaupun lebih banyak kekurangannya, tetap saja radikalisme juga memiliki kelebihan.

1. Kelebihan Radikalisme
  • Memiliki tujuan yang jelas dan percaya diri dengan tujuan tersebut.
  • Kesetian dan semangat juang yang sangat besar untuk mencapai tujuannya.
2. Kekurangan Radikalisme
  • Buta akan kenyataan karena sangat keras kepala dengan sesuatu yang dianggapnya benar walaupun berbeda dengan kenyataan.
  • Menggunakan kekerasan dan cara negatif lain untuk mencapai tujuannya.
  • Menganggap semua pihak yang tidak setuju dengannya adalah musuh yang harus dimusnahkan.
  • Tidak menghargai Hak Asasi Manusia. 

Previous
Next Post »
0 Komentar