Radiasi : Pengertian, Jenis dan Manfaat


A. PENGERTIAN RADIASI
Radiasi sebenarnya sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, contohnya seperti radiasi matahari, radiasi hand phone dan lain-lain. Namun, untuk pemahaman tentang apa radiasi itu sendiri sebenarnya belum terpenuhi. Secara sederhana telah kita ketahui seperti apa aplikasinya, namun untuk pengertian mukin sebagian dari kita masih kurang mengerti. Secara singkat radiasi dapat diartikan sebagai pemancaran. Namun secara lebih jelas radia dapat diartikan dengan energi yang pancarkan oleh suatu benda berupa partikel atau pun gelombang. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Radiasi dapat diartikan sebagai  pancaran atau kerambatan gelombang yang membawa energi melalui zat perantara.
Pengertian, Jenis dan Manfaat Radiasi
Berdasarkan penjelasan di atas maka radiasi dapat diartikan sebagai suatu pancaran atau perambatan gelombang atau partikel yang membawa energi melalui medium berupa ruang atau pun zat perantara. Dalam perambatan radiasi memrlukan zat perantara. Beberapa contoh peristiwa dariasi yaitu:
  • Pemancaran dan perambatan gelombang bunyi
  • Pemancaran dan perambatan gelombang elektromagnetik
  • Pemancaran dan perambatan dalam penyinaran (misalnya sinar gamma)
  • Dan lain-lain.

B. KLASIFIKASI JENIS-JENIS RADIASI
Radiasi dapat diklassifikasi beberapa jenis. Klasifikasi jenis-jenis radiasi tersebut adalah sebagai berikut:

1. Klasifikasi radaisi berdasarkan massanya
Berdasarkan massanya klasifikasi radiasi terbagi menjadi dua jenis yaitu:
a. Radiasi elektromagnetik
Radiasi elektromegnetik adalah radiaasi yang tidak memiliki massa. Yang termasuk jenis radiasi ini yaitu:
  • Cahaya tampak
  • Gelombang radio
  • Sinar-X
  • Sinar gamma
  • Sinar kosmik
  • Gelombang mikro
  • Infra merah

b. Radiasi partikel
Radiasi partikel dapat dijelaskan sebagai radiasi yang memiliki massa. Yang termasuk dalam jenis radiasi ini adalah sebagai brikut:
  • Neutron
  • Partikel  Alfa
  • Partikel beta

2. Klasifikasi radiasi berdasarkan  muatan listriknya
Pada radiasi juga terdapat muatan listik. Berdasarkan muatan lisstriknya radisi terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
a. Radiasi pengion
Radiasi pengion merupakan radiasi yang apabila menabrak sesuatu akan memunculkan muatan listrik atau ion. Contoh radiasi ini yaitu:
  • Neutron
  • Partikel alfa
  • Partikel beta
  • Sinar gamma
  • Sinar kosmik
  • Sinar -X

b. Radiasi non-pengion
Radiasi nonpengion merupakan radiasi yang tidak bisa menyebabkan muatan listrik. Radiasi ini juga dapat dijelaskan sebagai radiasi yang tidak menimbulkan ionisasi. Yang termasuk radiasi nonpengion, yaitu:
  • Inframerah
  • Ultra violet
  • Cahaya tampak
  • Gelombang mikro
  • Gelombang radio


C. MANFAAT RADIASI
Radiasi memiliki manfaat yang banyak banyak membantu manusia pada berbagai beidang kehidupan. Pada setiap bidangnya, radiasi memiliki manfaat yang berbeda-beda. Adapun manfaat radiasi pada berbagai bidang tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Manfaat Radiasi pada Bidang Kedokteran
Pada bidang kedokteran radiasi memiliki manfaat yang penting. Secara umum, pada bidang ini radiasi digunakan untuk mensterilkan alat dan terapi terhadap beberapa penyakit. Namun secara lebih jelas manfaat radiasi pada bidang kedokteran adalah sebagai berikut:

a. Sterilisasi menggunakan radiasi
Radiasi dimanfaatkan untuk mensterilkan alat kedokteran. Radiasi yang digunakan untuk mensterilkan alat-alat tersebut memiliki dosis tertentu. Pada dosis tertentu radiasi bisa membunuh mikroorganisme yang tidak bermanfaat pada alat kedokteran dan menjadikan alat tersebut kembali steril, hingga dapat digunakan kembali. Sterilasi menggunakan radiasi lebih efektif jika dibandingkan dengan sterilisasi dengan menggunakan cara konvesional. Kelebiahn sterilisasi menggunakan radiasi adalah sebagai berikut:
  • sterilisasi dengan menggunakan radiasi mampu membunuh mikroorganissme lebih banyak dibandingkan dengan sterilisasi menggunakan bahan-bahan kimia. Sehingga hasil sterilisasinya lebih sempurna.
  • Jika steriliasasi secra konvensional dapat meninggalkan residu kimia, maka sterilisasi menggunakan radiasi tidak meninggalkan residu kimia.
  • Sterilisasi menggunakan radiasi dilakukan dengan cara mengemas alat terlebih dahulu sehingga alat-alat tersebut tidak mukin tercemar kemir kembali, hingga kemasannya terbuka.

b. Terapi tumor dan kanker
Selain digunakan sebagai sarana untuk mensterilkan alat-alat kedokteran, manfaat lain radiasi pada bidang kedokteran adalah untuk terapi penyakit seperti kanker dan tumor. Radiasi dapat digunakan untuk menterapikan beberapa jenis tumor atau kanker. Radiasi yang digunkan dalam terapi dapat merusak sel kanker, namun bersamaan dengan itu sel-sel baik yang terdapat pada tubuh pasien juga bisa ikut rusak.  Akan tetapi sel baik tidak rusak separah sel-sel kanker dan sel-sel tumor. Hal ini karena sel-sel kanker dan srl-sel tumor lebih mudah rusak dibandingkan dengan sel-sel baik. Untuk menghindari kerusakan pada sel baik maka radiasi harus digunakan dengan tepat dan sesuai arahnya.

2. Manfaat Radiasi pada Bidang Pertanian
Radiasi juga memiliki manfaat pada bidang pertanian. Manfaat radiasi pada bidang pertanian dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Radiasi digunakan untuk memberantasan homo dengan teknik jantan mandul
Pada bidang pertanian efek biologis untuk tanaman dapat ditimbulakn oleh radiasi. Contohnya seperti hama kubis. Dengan menggunakan radiasi hama kubis dapat dikembangbiakkan di Laboratorium dengan bentuk dan jumlah yang banyak. Radiasi digunakan untuk mengubah serangga jantan menjadi serangga betina.

b. Radiasi digunakan sebagai sarana untuk pemuliaan tanaman
Pemuliaan tanaman yang dimakssudkan disisni adalah pembentukan bibit unggul. Dimana pembentukkan bibit unggul ini dapat dilakukan dapat dilakukan dengan menggunakan radiasi. Misalnya pemuliaan padi, bibit padi diberi radiasi dengan dosis yang bervariasi, dari dosis terkecil hingga dosisi yang terbesar. Namun diusahakan agar pada setiap dosisnya tidak memberikan efek negatif misalnya kemtian pada tanaman. Pada tanaman padi yang menjadi bibitnya adalah biji padi. Biji padi yang telah diradiasi akan disemai. Pada tahap penyemaian ini bibit dikelompokkan berdasarkan variasi dosisi radiasinya. Tujuannya untuk melihat hasil terbaik dari setiap dosis radiasinya.

c. Radiasi digunakan sebagai sarana memperlama waktu penyimpanan makanan
Secara sederhana dapat kita katakana bahwa bahan makanan berupa umbi-umbian tidak bisa lama disimpan. Hal ini karena bahan makanan jenis umbi-umbian akan bertunas jika disimpan terlalu lama. Untuk mengatasi hal tersebut, maka radiasi sangat berguna disini. Dengan memanfaatkan radiasi pertumbuhan bahan makan dapat dihambat, sehingga dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. Caranya adalah dengan meradiasi bahan makanan tersebut sebelum dilakukan penyimpanan.

3. Manfaat Radiasi pada Bidang Industri
Manfaat radiasi pada bidang industri aadalah sebagai berikut:
a. Radiasi digunakaan untuk memeriksa suatu alat tanpa merusak tersebut.
Setiap benda yang diciptakan manusia tentunya belum bisa dikatakan sempurna. Pada bidang industri mukin masih banyak terdapat kecacatan pada alat-alat yang diciptakan. Untuk memeriksa kecacatan tersebut digunakan radiasi. Radiasi hanya akan memeriksa kecacatannya sacaja namun tidak merusak alat tersebut. Contoh radiasi yang digunakan yaitu radiasi sinar gamma untuk memeriksa sambungan las dan kecacata yang terdapat pada logam.  Peradiasian dilakukan dengan cara meronsen alat yang akan diperiksa.

b. Radiasi digunakan untuk Mengontrol ketebalan bahan
Ketelitian dari pengukuran manusia masih menagalami persentase kesalahan, begitu pula dengan pengukuran ketebalan suatu produk. Jika dilakukan dengan menggunakan alat ukur biasa maka masih terdapat kemungkinan kesalahan pengukuran. Nah., untuk menghindari hal tersebut maka  digunakalah radiasi. Ketebalan yang diukur disini adalah ketebalan produk yang berupa lembaran, seperti kertas film atau lempeng logam. Prinsip yang digunkan yaitu  intensitas radiasi yang diteruskan bergantung pada ketebalan bahan yang dilalui. Dalam hal ini terdapat detektor radiasi. Detektor radiasi ini dihubungkan dengan alat penekan. Ketebalan benda berbanding terbalik dengan intensitas radiasi yang diperlukan.

c. Radiasi digunakan untuk Pengawetan bahan
Beberapa bahan yang sering digunakan mukin tidak akan bertahan lama. Karena bahan tersebut mengalami pembusukan atau pelapukan. Kayu dan beberapa barang lain dapat diawetkan dengan menggunakan radiasi. Dengan diraiasi kayu dan beberapa lain dapat memiliki mutu yang lebih dan dapat lebih lama digunakan. Tidak hanaya bahan keran yang dapat awetkan, bahan makanan juga dapat diawetkan dengan menggunakan radasi. Namun pada pada bahan makanan dosisnya harus sesuai agar tidak merusak bahan makanan tersebut.

D. KEKURANGAN RADIASI
Selain memiliki manfaat dalam kehidupan manusia, radiasi juga memiliki beberapa kekurangan. Kekurangan radiasi adalah sebagai berikut:
  • Ketika digunakan pada bidang kedokteran untuk terapi pasien, radiasi dapat merusak beberapa sel baik yang terdapat dalam tubuh pasien.
  • Radiasi menyebabkan kerusakan pada lingkungan, dan menyebabkan terjadinya pemanasan global.
  • Radiasi dari benda yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti hand phone dan komputer dapat merusak kesehatan mata hingga terjadinya gangguan penglihatan.
  • Radiasi nuklir dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Radiasi : Pengertian, Jenis dan Manfaat"

Post a Comment